Muhammad Kece Dihajar Napoleon, Garda Mahasiswa Minta Polri Tegas
jpnn.com, JAKARTA - Garda Mahasiswa Peduli Keadilan memberikan dukungan kepada Polri melakukan penegakan hukum atas kasus penganiayaan yang menimpa Muhammad Kece.
Garda mahasiswa meminta penyidik yang berwenang segera mengusut tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece tersebut.
"Kami mendukung profesionalisme Polri dalam menangani kasus penganiayaan M Kece yang diduga dilakukan oleh Irjen Pol Napoleon Bonaparte," kata Koordinator Garda Mahasiswa Peduli Keadilan Fahri Salim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Garda mahasiswa juga menyuarakan sejumlah aspirasi, dengan meminta Polri menindak Napoleon apabila terbukti bersalah.
Sebab, perbuatan Irjen Napoleon Bonaparte dinilai bisa merusak citra Polri di mata publik.
Selanjutnya, Garda Mahasiswa Peduli Keadilan mendukung institusi Polri menjunjung supremasi hukum asas equality before the law terhadap tindakan penganiayaan tersebut.
Fahri menegaskan Polri merupakan salah satu instrumen hukum yang bertugas menjaga ketertiban umum, memelihara keamanan, dan mengayomi masyarakat.
"Polisi merupakan garda terdepan dalam proses penegakan hukum di Indonesia, sebelum jaksa dan hakim," kata Fahri. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Garda Mahasiswa Peduli Keadilan meminta Polri mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece yang diduga dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte.
Redaktur & Reporter : Boy
- Guru Honorer Supriyani Mengungkap Kisahnya Selama Ditahan di Lapas
- Minta Presiden Prabowo Buktikan Komitmen Netralitas Jajaran di Pilkada 2024
- Pakar Hukum Tata Negara Minta Prabowo Tindak Tegas Aparat yang Tak Netral di Pilkada
- Kecelakaan Maut di Pantura Semarang, Mahasiswa Seni Rupa Unnes Tewas
- Wakil Ketua MPR Ibas Berharap Kompolnas jadi Penyeimbang Baik Buruknya Wajah Polri
- Telah Mempermalukan Polri, Bripda Wahyu Dipecat Tak Terhormat, Lihat Coretan Itu