Mujahid 212 Mencari Stafsus Presiden Jokowi: Seperti Melihat Patung Bernyawa
Senin, 16 Maret 2020 – 21:17 WIB

Presiden Jokowi mengenalkstaf khususan 7 staf khusus presiden dari kalangan muda mudi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis petang (21/11). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN
“Padahal mereka-mereka (Stafsus) ini adalah individu-individu salah pilih. Mungkin terpilihnya mereka ada faktor nepotisme. Bukan oleh karena punya bakat atau talenta yang unggul,” sindir Damai. (rmol)
Keberadaan Stafsus Presiden dinilai tidak berguna lantaran tidak nampak giat, karya atau sumbangsih saran maupun pencapaian yang didengar oleh masyarakat.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Yovie Widianto Dorong Sinergi Lembaga untuk Perlindungan Pejuang Kreatif
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak