Muktamar Rapim
Oleh: Dahlan Iskan
![Muktamar Rapim](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/02/03/WhatsApp_Image_2020-02-03_at_15_33_11_(1).jpeg)
Atau kenapa tidak punya dua bank sekaligus, bank umum dan bank syariah. Sampai sekarang belum ada keputusan.
Tentu bank daerah Aceh juga sudah berubah menjadi bank syariah. Akan tetapi, latar belakangnya berbeda. Menurut aturan di Aceh semua bank memang harus syariah.
Berarti tetaplah NTB menjadi yang pertama dan masih satu-satunya. Dan itu tidak penting. Yang penting adalah: apakah setelah sepenuhnya jadi bank syariah bisa lebih maju.
Sejauh ini memang lebih maju –meski belum tentu itu berkat perubahan status. Sejak berubah itu asetnya naik lebih dua kali lipat: menjadi Rp 15 triliun.
Fee base-nya sudah hampir cukup untuk biaya karyawan. Tentu ini masih belum membanggakan.
Itu ibarat karyawan masih menyusu –masih seperti anak kecil. Namun, itu sudah maju.
Sebelumnya pendapatan dari fee base hanya cukup untuk 50 persen biaya SDM. Apalagi, mereka sudah bertekad tahun depan pendapatan fee base sudah harus bisa melebihi biaya karyawan.
Saya pun bertanya kepada para kepala cabang yang ikut muktamar: siapa yang punya ide baru agar fee base itu melonjak?