Mulai 16 April, Dilarang Jual Bir di Minimarket dan Eceran
jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel kembali menegaskan bahwa mulai 16 April 2015 penjualan bir di minimarket dan eceran dihentikan pemerintah. Ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permendag) Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015.
"Keputusannya sudah jelas. Tidak boleh dijual di minimart dan eceran kan. Pokoknya keputusan itu saja. Semuanya enggak boleh," tegas Gobeel di kompleks Istana Negara, Senin (13/4) malam.
Gobel menegaskan ketentuan itu tidak terkecuali pada penjualan bir atau minuman beralkohol (minol) di bawah 5 persen). Semua jenis minuman tersebut dilarang dijual di minimarket dan pengecer.
Gobel tidak merinci sanksi yang akan didapat pedagang yang melanggar aturan itu. Namun, ia memastikan kementerian akan memberi teguran jika menemukan penjual yang melanggaran aturan tersebut. Sejauh ini, ia mengklaim belum ada penolakan dari pedagang minol dan bir di Jakarta terkait aturan itu.
"Saya belum dapat informasi (laporan). Tapi Pak Ahok (Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama) sudah berikan pernyataan bahwa akan diikuti aturan pemerintah," tandas Gobel. (flo/jpnn)
JAKARTA - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel kembali menegaskan bahwa mulai 16 April 2015 penjualan bir di minimarket dan eceran dihentikan pemerintah.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Lulus PPPK 2024 Kode R2/L Dibatalkan, Pak Kabid Blak-blakan Ungkap Alasannya
- 2 Polisi Kembali Dihukum Demosi di Kasus Pemerasan Penonton DWP
- Prabowo Bakal ke Arab Saudi untuk Lobi Penambahan Kuota Haji
- Kasus Penembakan Bos Rental Mobil, Kapolsek Cinangka & 2 Anak Buah Digarap Propam Polda Banten
- KemenPAN-RB Siapkan Optimalisasi di Seleksi PPPK 2024 Tahap 2, Pemda Diminta Akomodasi Honorer
- Menpan-RB Ungkap Alasan Belum Ada ASN yang Dipindah ke IKN, Tunggu Arahan Prabowo