MultiVerse Conference 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Industri dan Akademisi

"Peserta diajak untuk mengeksplorasi potensi teknologi terkini dalam berbagai sektor kehidupan," ucapnya.
Salah satu highlight dari MultiVerse Conference 2025 adalah kompetisi VIRWICA (Virtual World Innovation & Creativity Award), yang diikuti 40 anak dari seluruh Indonesia, terbagi dalam 16 tim.
Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada inovator muda yang menciptakan solusi kreatif terkait Sustainable Development Goals (SDGs).
Para peserta diajak untuk membuat mock-up di dunia virtual sebagai bentuk solusi inovatif mereka.
“VIRWICA bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana bagi inovator muda untuk terhubung dengan investor dan kampus yang dapat membantu mewujudkan ide-ide mereka,” kata Maria.
Penghargaan Gold Award diberikan kepada Tim 9 dari Sekolah Aloysius Bandung dengan inovasi Household Wastewater to Battery, yang memanfaatkan air buangan rumah tangga sebagai sumber energi listrik.
Silver Award diraih oleh Tim 1 dari Sekolah Suluh Bangsa Mulia dengan inovasi Podnik, solusi untuk masalah pangan di daerah sulit pangan.
Untuk Bronze Award diberikan kepada Tim 3 dari Sekolah Suluh Bangsa Mulia dengan inovasi Mosqblock Concoction, yaitu pemberantasan jentik nyamuk di selokan menggunakan bakteri dan filter yang aman bagi biota lain.
MultiVerse Conference 2025 menjadi ajang kolaborasi industri dan akademisi dalam dunia pendidikan dan industri digital
- Bea Cukai Memperkuat Pengawasan untuk Melawan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
- BigBox AI dari Telkom Bantu Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Bisnis
- Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 60 Ribu Batang Rokok Ilegal di Perairan Pulau Setunah
- Bea Cukai Ternate Kawal Ekspor Perdana 600,4 Metrik ton Nikel Cathode ke 3 Negara
- Polemik THR untuk Mitra Aplikator Jadi Ancaman Industri Digital
- Revisi KUHAP, Akademisi FHUI Sebut Penguatan Dominus Litis Meningkatkan Efektivitas Gakkum