Mulyanto Kecewa Pemerintah Menaikkan Harga BBM Bersubsidi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi PKS Mulyanto menyindir keputusan pemerintah, yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pada Sabtu (3/9) kemarin.
Menurut Mulyanto, pemerintah tidak mendengar masukan dari masyarakat yang banyak menolak harga BBM bersubsidi dinaikkan.
"Kami kecewa dengan keputusan tersebut," kata legislator Komisi VII DPR RI itu dalam keterangan persnya, Minggu (4/9).
Mulyanto mengatakan masyarakat kurang mampu akan menderita kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM bersubsidi.
Sebab, harga BBM bersubsidi yang naik akan memicu melonjaknya harga kebutuhan pokok.
"Perkiraan saya, harga-harga, khususnya pangan akan bergerak naik beserta multiflyer effect-nya," ujar legislator Daerah Pemilihan III Banten itu.
Mulyanto memang menyadari pemerintah menyiapkan bantuan sosial kepada rakyat miskin menyikapi harga BBM bersubsidi yang naik.
Namun, kata dia, naiknya harga BBM bersubsidi justru menambah jumlah rakyat yang masuk garis kemiskinan.
Menurut Mulyanto, pemerintah tidak mendengar masukan dari masyarakat yang banyak menolak harga BBM bersubsidi dinaikkan.
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Pertamina Siapkan Ratusan SPBU Siaga 24 Jam, Motoris Sigap Layani Pemudik