Muncul Klaster Baru Covid-19 Purbalingga, Ini Saran LaNyalla untuk Sekolah Lain

Menurut LaNyalla, seharusnya sekolah mampu membuat antisipasi kemungkinan terjadinya peristiwa ini.
Dia juga menekankan setiap sekolah harus menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk PTM yang akan datang.
"Tidak boleh lengah dan kendor. Harus dilakukan pengawasan dengan baik. Terutama penggunaan masker dan tidak boleh berkerumun," tegas LaNyalla.
Dia mengakui kondisi karena sudah lama tidak bertemu membuat siswa asyik ngobrol sehingga lupa menjaga jarak.
"Ini harus diawasi," sebutnya.
Oleh karena itu LaNyalla meminta orang tua dan sekolah perlu bersabar dalam menghadapi pandemi dengan tidak memaksakan harus ada PTM jika benar-benar tidak siap.
"Kita semua tahu dan memahami bahwa kedisiplinan warga masih rendah, termasuk anak-anak sekolah yang masih sering abai dengan penerapan prokes," ungkap mantan ketua umum PSSI itu.
LaNyalla kembali menekankan jika potensi penularan Covid-19 masih tinggi sebaiknya PTM ditiadakan.
Puluhan siswa di Purbalingga dinyatakan positif Covid-19, LaNyalla meminta agar sekolah lain menjadikan sebagai pelajaran.
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Peringati Hari Raya Idulfitri 1446 H, Sultan: Mari Kita Saling Memaafkan dan Mendukung Dalam Pengabdian
- Semester Pertama Sebagai Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama Kembali Raih Award, Selamat
- Telkom Kembangkan Kramat di Purbalingga jadi Desa Wisata Berbasis Konservasi
- Sultan Apresiasi Pemerintah Lakukan Transfer Tunjangan Guru ASN Secara Langsung
- Pererat Silaturahmi Antarstaf, FOKUS DPD RI Gelar Buka Puasa Bersama