Muncul Lagi Usulan 'Indonesia Raya' Direvisi
Selasa, 23 Oktober 2012 – 19:05 WIB

Muncul Lagi Usulan 'Indonesia Raya' Direvisi
JAKARTA - Ketua Lembaga Musik Indonesia yang juga Sekjen Dewan Musik Indonesia, Didied Maheswara mengatakan, lirik lagu Indonesia Raya perlu direvisi. Khususnya terhadap lirik "di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku".
"Perlu direvisi karena kalimat itu multitafsir dan menjadikan lagu Indonesia Raya kurang bermakna. Konotasinya memandu itu seperti memandu orang yang sudah meninggal, walaupun dimaksudkan untuk ibu pertiwi. Jadi, konotasinya kurang tepat dengan kondisi Indonesia hari ini," kata Didied Maheswara dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (23/10).
Dikatakan Didied, usul revisi tersebut sebelumnya pernah disampaikan kepada Soeharto dan BJ Habibie keduanya menduduki jabatan Presiden RI. Tapi ketika itu tidak ada respon dari pemerintah. Padahal lirik atau syair lagu memiliki kekuatan dan efek pengaruh bagi yang mendengarkan.
"Lirik lagu Indonesia Raya sangat hebat. Lirik di sanalah aku berdiri, mesti disesuaikan liriknya jadi "dengan tegak aku berdiri menjadi pandu bangsaku"," saran Didied.
JAKARTA - Ketua Lembaga Musik Indonesia yang juga Sekjen Dewan Musik Indonesia, Didied Maheswara mengatakan, lirik lagu Indonesia Raya perlu direvisi.
BERITA TERKAIT
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way
- Kapolri Jamin Harga Pangan Stabil Sesuai HET Saat Ramadan
- Ini Solusi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno untuk Percepat Transisi Energi di Indonesia
- Sidang Korupsi Retrofit Belum Hadirkan Hengky Pribadi, Aktivis Sumsel Sentil KPK