Mungkin Cuma Pria Ini yang Berani Begitu di TPU Pondok Ranggon

Dia tak menepis bahwa ada peluang untuknya dari situasi di TPU Pondok Ranggon.
Dia memilih menjual berbagai minuman, baik itu dingin atau hangat.
Pria itu bercerita, sejak 2012 sudah berdagang di wilayah TPU Pondok Ranggon.
Alasannya sederhana. Rumahnya tak jauh dari TPU.
"Saya jualannya hanya sekitar sini saja, berkeliling di area sini," katanya.
Nah, saat virus corona melanda, dia sempat ketakutan karena lokasinya berjualan menjadi tempat memakamkan jenazah pasien Covid-19.
Semula, dia hanya berjualan di area pemakaman reguler, bukan untuk jenazah Covid-19.
"Saya jualannya dari ujung sana, soalnya sempat enggak berani. Petugas kan memakamkan di sini, ya saya jualannya di sana, dekat dengan jalan," ujarnya sambil menunjuk ke arah yang dia maksud.
Pria tersebut tak gentar meski kawasan di TPU Pondok Ranggon itu khusus menjadi lokasi pemakaman jenazah Covid-19.
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak
- Usut Kasus Pengadaan APD Covid-19, KPK Periksa Song Sung Wook dan Agus Subarkah