Murray Kalah Terlalu Mudah
Kamis, 25 November 2010 – 16:20 WIB
KALAH - Andy Murray (kiri) seusai pertandingan menghadapi Roger Federer. Foto: Hugh MacDonald/Heraldscotland.com.
LONDON - Kejutan mewarnai hari ketiga ATP World Tour Finals 2010 dini hari kemarin WIB (24/11). Petenis terbaik tuan rumah Andy Murray takluk pada Roger Federer dengan skor telak 4-6, 2-6. Bukan kekalahan itu yang mengejutkan, tapi betapa mudahnya petenis 22 tahun tersebut menyerah. Lalu, sebenarnya ada apa dengan Murray? Petenis yang diunggulkan di tempat kelima itu tidak menjelaskan alasan kekalahan secara khusus. Dia memang tampil buruk sejak awal, dan membuat 26 unforced errors. Tapi, yang paling berkontribusi atas kekalahannya adalah servis yang payah. Hanya 44 persen servisnya yang berhasil masuk.
Dalam laga yang digeber di O2 Arena, London, itu Murray juga tampak tidak berdaya menghadapi servis-servis keras Federer. Sepanjang laga, Federer bahkan hanya kehilangan delapan servis. Lima di set pertama, sisanya di set kedua. Total, 88 persen servisnya sukses menghabisi Murray.
Baca Juga:
"Saya sendiri kaget, sungguh. Saya tidak menyangka bisa memenangi pertandingan begitu mudah," jelas Federer kepada Eurosport. "Rasanya tidak seperti melawan Andy (Murray). Dia biasanya selalu bisa mengembalikan bola, yang tersulit sekalipun. So, saya tidak bisa bilang apa-apa lagi selain saya terkejut," imbuh petenis nomor dua dunia asal Swiss tersebut. Dalam tiga game terakhir babak pertama, dia tak memberi kesempatan kepada Murray mencetak satu poin pun.
Baca Juga:
LONDON - Kejutan mewarnai hari ketiga ATP World Tour Finals 2010 dini hari kemarin WIB (24/11). Petenis terbaik tuan rumah Andy Murray takluk pada
BERITA TERKAIT
- Rano Karno: Saya dan Gubernur Memerintahkan Agar JIS Menjadi Kandang Persija
- JIS Resmi jadi Kandang Persija Jakarta
- Pelatih Persib Bojan Hodak Beberkan Sisi Bahaya Madura United
- Dapat Motor Terbaik, Marc Marquez Siap Juara MotoGP 2025?
- Tekuk FC Porto, AS Roma Pastikan Satu Tempat di 16 Besar Liga Europa
- Persib vs Madura United: Potensi Kejutan Laskar Sape Kerrab