Museum Nasional Korea Hadirkan Galeri Video Digital

jpnn.com, JAKARTA - BELAJAR sejarah sampai kini masih merupakan suatu hal yang membosankan bagi banyak orang, terutama pelajar.
Berbekal latar belakang tersebut, Museum Nasional Korea pun menghadirkan sebuah galeri video digital yang menampilkan karya, barang atau catatan sejarah ke dalam sebuah konten video digital.
Dalam progam yang diselenggarakan oleh Korean Culture and Information Service (KOCIS), kurator Museum Nasional Korea Chang Eun-jeong mengatakan, teknologi digital memiliki kelebihan dalam menghubungkan satu dengan lainnya tanpa terbatas ruang dan waktu.
Dengan memanfaatkan hal ini, Museum Nasional Korea berniat membuat sebuah pengalaman yang menghubungkan orang-orang dengan latar belakang berbeda untuk pergi ke masa lalu dan masa kini.
Selain itu, Chang Eun-jeong menilai orang akan lebih menyaman dan tertarik dalam mempelajari warisan budaya.
" Masa sekarang ini adalah masa generasi yang banyak berkomunikasi dengan bahasa media video, bahasa visual, dan pengalaman langsung," kata Chang Eun-jeong kepada ANTARA belum lama ini.
" Maka hal ini bisa membantu orang-orang dalam memahami warisan budaya dan sejarah serta nilainya tersebut secara visual," ujar Chang Eun-jeong.
Dengan galeri video digital, pengunjung bisa merasakan pengalaman visual berada pada masa lampau.
Museum Nasional Korea menghadirkan galeri video digital yang menampilkan barang atau catatan sejarah ke dalam sebuah konten video digital.
- Rencana Dedi Mulyadi Sulap Gedung Pakuan Jadi Museum, Alasannya
- Serangan Umum 1 Maret, Klaim & Versi (daripada) Soeharto
- Bangsa Pelupa dan Pemaaf, Sebuah Refleksi Tentang Karakter Kolektif Indonesia
- Sejarah Etnik Simalungun dan Kepahlawanan Rondahaim Saragih
- Waka MPR Dorong Pemanfaatan Medsos untuk Bangun Ketertarikan Masyarakat Terhadap Museum
- Mbak Rerie Sebut Pemanfaatan Medsos Penting untuk Tingkatankan Daya Tarik Museum