Musim Hebat Patrick Reed

jpnn.com - USIANYA boleh jadi masih belia, Agustus nanti baru genap 24 tahun. Namun, prestasi Patrick Reed tidak dapat dipandang dengan sebelah mata. Bergabung dengan PGA Tour sejak 2011, Reed sudah mencatatkan hasil gemilang. Terbaru, hingga hari ketiga turnamen World Golf Championship-Cadillac, dia masih kukuh di puncak leaderbord.
Dari tiga hari penyelenggaraan, dia berhasil mengumpulkan poin 212 atau under 4. Itu merupakan akumulasi dari total pukulan 68, 75, dan 69. "Bisa bermain di level tertinggi dan mencatatkan hasil yang bagus tentu menjadi prestasi tersendiri. Sejauh ini, saya sangat menikmati semua," kata Reed seperti dilansir Yahoo! Sports.
Untuk sementara, Reed unggul dua pukulan atas Hunter Mahan yang mengoleksi poin 214. Jika Reed bisa mempertahankan keunggulan, gelar di Cadillac akan menjadi yang ketiga baginya di ajang PGA Tour.
Januari lalu Reed tampil memukau di Humana Challenge. Dia membukukan rekor PGA Tour untuk catatan di bawah par setelah hole ke-54. Pada tiga ronde awal dia membukukan 27 di bawah par dengan masing-masing 63 pukulan dalam tiga hari perlombaan.
Catatan Reed itu memecahkan rekor Gay Brewer pada 1967 di Pensacola Open dengan 25 di bawah par. Ernie Els menyamai catatan Brewer itu pada 2003 di Mercedes Championships. Seperti halnya Brewer dan Els, Reed akhirnya menang di Humana Challenge.
World Golf Championship-Cadillac juga menjadi sinyal kebangkitan Tiger Woods. Setelah selalu terseok dalam setiap turnamen yang diikutinya di awal tahun ini, Woods akhirnya mampu mencatatkan hasil gemilang.
Hingga hari ketiga, dia berada di posisi keempat. Itu terjadi setelah golfer Amerika tersebut bermain apik dengan mencetak 8 birdie dan merebut poin under 6 pada hari ketiga. Hasil itu seolah menyelamatkan mukanya setelah pada dua hari pertama selalu bermain upper par. (nji/c11/ang)
USIANYA boleh jadi masih belia, Agustus nanti baru genap 24 tahun. Namun, prestasi Patrick Reed tidak dapat dipandang dengan sebelah mata. Bergabung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Perjalanan Jafar/Felisha Terhenti di Tangan Pasangan Gado-gado Belanda-Denmark
- Kesatria Bengawan Solo Rekrut Milos Pejic untuk Mewujudkan Target Juara IBL 2025
- Persebaya vs Persib: Paul Munster Butuh Bonek untuk Selamatkan Nasibnya
- Liga 1: Begini Persiapan Persib Menjelang Big Match Lawan Persebaya
- Practice MotoGP Thailand Dramatis, Pecco di Luar 10 Besar
- Boaz Solossa Juru Selamat, Persipura Bertahan di Liga 2, Persibo Turun Kasta