Muzani Memerintahkan Legislator dari Gerindra Mendesak Kepala Daerah Mencairkan Insentif Nakes

Selain itu, Partai Gerindra berkomitmen terus memperjuangkan apa saja yang menjadi hak nakes.
Sebab, nakes merupakan instrumen terdepan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Kita harus memenuhi apa yang menjadi hak daripada nakes, dan Gerindra berkomitmen untuk memperjuangkannya. Apalagi, pandemi ini belum berakhir, angka penularan dan angka kematian masih cukup tinggi," tutup Muzani.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan sampai dengan 17 Juli 2021 realisasi penyaluran insentif nakes baru mencapai Rp 2,09 triliun atau setara 23,66 persen dari pagu Rp 8,85 triliun.
Penyaluran insentif tenaga kesehatan di daerah kabupaten/kota sebesar Rp 1,31 triliun atau setara 18,99 persen dari pagu Rp 6,92 triliun.
Kemudian, realisasi penyaluran insentif nakes di pemerintah provinsi sudah tersalurkan Rp 780,9 miliar atau 40,43 persen dari pagu Rp 1,93 triliun.
Berdasarkan data harian, Jumat (23/7), angka terkonfirmasi positif Covid-19 sebesar 49.071 jiwa. Angka kematian harian mencapai 1.566 jiwa. (boy/pnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengingatkan kepala daerah segera mencairkan insentif tenaga kesehatan.
Redaktur & Reporter : Boy
- Hadiri Open House di Rumah Ketua MPR, Puan Ungkap Pembicaraan Politik
- Kepala Daerah Siap Mendatangi MenPAN-RB, Pengangkatan PPPK Tuntas 2025
- Legislator Ini Berkomitmen Berbagi Kebahagiaan Kepada Ibu Hamil dan Anak yang Sakit
- Kepala Daerah Tak Dilantik Bersamaan, Revisi UU Pemda & Pilkada Dimungkinkan
- Indonesia vs Bahrain, Legislator: Patrick Kluivert Harus Membuktikan Kapasitas
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo