Nadiem Makarim: Saya Pilih Guru Penggerak, 600 Ribu PPPK dari Honorer

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengajukan pertanyaan apa saja pada sesi “Ask Me Anything”.
Para guru terlihat sangat antusias karena diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung kepada Mendikbudristek.
Penanya pertama adalah Santi Dianita, guru dari TK Dharma Wanita 02 Karang Besuki, Malang, Jawa Timur.
Menurutnya, transformasi pendidikan yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terasa sangat berbeda.
Dobrakan episode awal Merdeka Belajar telah membuatnya bersemangat untuk mengikuti seluruh episode yang sudah mencapai dua puluh dua episode.
“Dari sekian banyak episode, manakah di antara 22 episode yang sudah diluncurkan itu yang paling berkesan, paling disukai, dan mengapa?” tanya Santi Dianita kepada Nadiem Makarim dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 di Jakarta International Expo Convention Center & Theater, Sabtu (26/11).
Menanggapi hal tersebut, Mendikbudristek merasakan itu merupakan pertanyaan yang cukup sulit.
Namun, apabila dipaksa untuk memilih, Nadiem memilih program yang paling berdampak terhadap guru, yakni Guru Penggerak.
Mendikbudristek Nadiem Makarim memilih program guru penggerak dan mengangkat 600 ribu PPPK dari honorer
- Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah Siap Huni untuk Guru, Mendikdasmen: Ada Subsidinya
- Flip Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Guru Mengaji di Pelosok Indonesia
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Soal Bantuan untuk Guru Honorer Non-Sertifikasi, Begini Penjelasan Abdul Mu’ti