Nadiem Makarim: Saya Pilih Guru Penggerak, 600 Ribu PPPK dari Honorer

“Kalau saya pergi ke lapangan, lalu bertemu guru penggerak, saya langsung semangat dan optimis,” ungkapnya.
Dia mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Presiden Joko Widodo, karena tanpa arahan dan dukungannya tidak akan ada Merdeka Belajar.
Presiden yang memberikan Kemendikbudristek kebebasan, kemerdekaan untuk melakukan berbagai lompatan ke depan.
Dilanjutkan Nadiem, para guru penggerak menjadi faktor kunci dalam transformasi pendidikan.
Guru-guru penggerak ini kalau masuk ke posisi kepala sekolah dan pengawas sekolah, merekalah yang akan terus bergerak mengikuti ajaran dan filsafat Ki Hajar Dewantara.
Kemudian, Platform Merdeka Mengajar dan Kurikulum Merdeka menjadi kebijakan Merdeka Belajar yang juga tak kalah penting dan menjadi favorit Mendikbudristek.
Platform Merdeka Mengajar mendorong perubahan peningkatan kapasitas guru secara signifikan.
“Sekarang guru secara mandiri memilih pelatihan apa yang mereka inginkan. Membentuk komunitas belajar yang difasilitasi secara digital itu penting,” ujarnya.
Mendikbudristek Nadiem Makarim memilih program guru penggerak dan mengangkat 600 ribu PPPK dari honorer
- Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah Siap Huni untuk Guru, Mendikdasmen: Ada Subsidinya
- Flip Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Guru Mengaji di Pelosok Indonesia
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Soal Bantuan untuk Guru Honorer Non-Sertifikasi, Begini Penjelasan Abdul Mu’ti