Nahdliyin Protes, Kampanye Terbuka Sandiaga Uno Pakai Bendera NU

jpnn.com, LUMAJANG - Pengurus cabang Nahdhlatul Ulama Lumajang, Jatim melayangkan protes atas penggunaan bendera NU saat kampanye terbuka cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, di Lapangan Stadion Semeru, Lumajang, pada 4 April lalu.
Pengurus NU Lumajang menilai, penggunaan bendera milik organisasi tersebut pada kampanye terbuka itu telah melecehkan jamiyah Nahdhlatul Ulama, yang bisa menimbulkan gesekan horizontal di tengah masyarakat.
BACA JUGA : Ma'ruf Amin Sindir Sandi: Jangan Mengeksploitasi NU
Nota keberatan disampaikan secara tertulis oleh pengurus NU Kabupaten Lumajang.
“Bendera NU merupakan sebuah kehormatan bagi warga Nahdhiyin karena mencerminkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara,” ujar Muhammad Masud Ketua PCNU Kabupaten Lumajang.
BACA JUGA : Kampanye Terbuka Sandiaga Uno Disoroti Bawaslu, Ada Apa ya?
Dia menegaskan seharusnya kinerja politik untuk meraih simpati masyarakat lewat kampanye harus dilakukan dengan cara bermartabat.
“Tanpa harus menodai lembaga, organisasi, maupun institusi resmi di negeri ini,” tegasnya.
Penggunaan bendera milik NU kampanye terbuka Sandiaga Uno dianggap telah melecehkan jamiyah Nahdhlatul Ulama
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Digelar Serentak, Khataman Al-Qur’an NU Global Akan Menggema di Seluruh Dunia, Targetkan Rekor MURI
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis