Nama Cronus di Belakang Arema Dihilangkan akan Diganti Menjadi…

Bahkan, laga big match melawan Persipura Jayapura, di Stadion Kanjuruhan, 26 Juni lalu hanya ditonton sekitar 10 ribu penonton. Sepinya penonton itu sampai membuat Arema Cronus ‘mengungsi’ ke Stadion Gajajaya.
“Akhirnya (dari evaluasi) kami temukan banyak parameternya,” ujar dia.
Salah satunya karena penggunaan ‘Cronus’ di belakang nama Arema.
“Suka atau tidak, itulah kesimpulan kami yang membuat Stadion sepi penonton. Jadi, ada saran bahwa kearifan lokal itu harus ditonjolkan,” kata Ruddy.
Menimbang berbagai masukan, ada dua nama yang menjadi kandidat kuat. Yakni Arema FC dan Arema Malang.
Dalam sejarahnya, dua nama itu pernah digunakan oleh Arema. “Dua nama itu juga mewakili Malang,” ujar dia.
Lalu, mana yang dipilih? Arema FC atau Arema Malang. “Itu nanti Aremania sendiri yang akan menentukan. Lewat polling,” kata dia.(muf/ray/jpnn)
MALANG – Manajemen Arema Cronus melempar sebuah wacana, Rabu (23/11) kemarin. Manajemen klub berlogo kepala singa berperisai itu berencana menanggalkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Mathew Baker Siap Bantu Garuda Muda Kalahkan Korea
- Bukan 2 Dekade, Hanya Butuh 2 Era Ketum PSSI Indonesia Bisa Tembus Ranking 123 FIFA
- Laga Perdana Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Tidak Gentar Lawan Korea Selatan
- Korea Pantang Meremehkan Skuad Garuda Muda Asuhan Nova Arianto
- Diggia Siap Mengusik Persaingan Juara MotoGP 2025
- Kehilangan Posisi Puncak, Marc Marquez Minta Maaf Lalu Mengaku Hal Ini