Napi Terorisme Muhammad Fajar AP Dibebaskan dari Penjara, Lihat Penampilannya

Napi terorisme itu mendapatkan pengurangan masa tahanan setelah berikrar setia kepada NKRI dan berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan.
"Namun, surat keputusan pengurangan hukuman baru kami terima dan sudah diproses, sehingga pagi ini yang bersangkutan telah selesai menjalani masa pidananya," tuturnya.
Pembebasan Fajar AP sudah sesuai hasil koordinasi dengan Densus 88 Anti teror Mabes Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Setelah dibebaskan, Fajar yang kini berstatus eks napi terorisme langsung dipulangkan ke kampung halamannya oleh Densus.
Saat ini napi terorisme di Lapas Kelas IIA Metro menyisakan dua orang, yakni ASH alias Abu Dita bin M Zaenudin, dan K alias Kres alias Sumari bin Hasim.
Muhammad Fajar AP Alias La Kojo bin Laode Guru Tua (45) sebelumnya ditangkap pada Desember 2020, setelah melakukan proses panjang pemeriksaan serta peradilan hingga dinyatakan bersalah dan dipidana selama 3 tahun 6 bulan.
Sejumlah barang bukti miliknya pun dirampas negara untuk dimusnahkan, yakni berupa sepucuk senjata laras panjang, sepucuk senjata api rakitan laras pendek jenis FN, dan satu unit handphone Vivo warna hitam.(antara/jpnn)
Napi terorisme jaringan Daulah Islamiyah Muhammad Fajar AP dibebaskan dari penjara di Lapas Metro dengan dikawal Densus 88, Polri dan TNI.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Eks Tokoh JI Nasir Abbas Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Rapat Kerja dengan BNPT, Sugiat Apresiasi Zero Aksi Teror di 2024
- Final Kompetisi Jurnalis Kebangsaan Mahasiswa Bersama BNPT, Berikut Nama Pemenang
- BNPT Bakal Bentuk Satgas Kontra Radikalisasi Untuk Cegah Terorisme
- Antisipasi Aksi Teror Malam Natal, BNPT: Kami Sudah Tahu Kantong-kantongnya
- BNPT Beri Sertifikat ke-16 Pengelola Objek Vital soal Pencegahan Terorisme