Narkoba Merajalela Saat Pandemi, Azis Syamsuddin Merasa Prihatin
Azis mencatat, para pengedar narkoba begitu pandai memanipulasi aksinya dengan cara seolah-olah mengirimkan bantuan logistik sembako dengan mencampur narkoba yang disisipi dari hasil pertanian atau perkebunan seperti jagung, kelapa, pisang, ataupun beras.
Menurutnya, cara ini dilakukan oleh sindikat internasional maupun lokal memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.
”Sekali lagi ini menjadi perhatian kami. Aparat negara harus hadir saat keselamatan jiwa rakyatnya terancam," jelasnya.
Politikus asal Lampung itu memastikan DPR akan terus memberikan masukan dan pandangan.
"Penekanan kami jelas, bagaimana peredaran narkoba tidak terus menjadi-jadi. Polri, BNN, Bea Cukai tentu sudah memiliki formula yang ideal. Ini yang kami tunggu,” tutupnya. (boy/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Azis Syamsuddin meminta aparat concern memberantas narkoba di tengah pandemi Covid-19. Dia heran di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19, narkoba makin melejit.
Redaktur & Reporter : Boy
- Sarbin Sehe Tegaskan Narkoba dan Judi Online adalah Musuh Kemanusiaan
- Bea Cukai dan Polri Musnahkan Sabu-Sabu dan Pil Ekstasi Sebanyak Ini di Karimun
- Irjen Iqbal: Tidak Ada Lagi Kampung Narkoba, Kami Kejar Sampai ke Lubang Tikus
- Polda Riau Tangkap 270 Pelaku Narkoba, Irjen Iqbal: Ini Sesuai Perintah Kapolri
- Polisi Gerebek Kampung Teleng Inhu, 3 Orang Diamankan, Salah Satunya DPO
- Bea Cukai & Polda Sumut Temukan 30 Kg Sabu-sabu di Sampan Nelayan, Begini Kronologinya