Nazaruddin, Elite Demokrat yang Terseret Kasus Suap Sesmenpora (2-Habis)
Tak Pernah Turun ke Jember sejak Lolos Senayan
Minggu, 29 Mei 2011 – 08:08 WIB

Nazaruddin, Elite Demokrat yang Terseret Kasus Suap Sesmenpora (2-Habis)
Karena tidak pernah turun itulah, ada kader Demokrat yang mengontak Nazaruddin melalui telepon. "Saat dihubungi, katanya sudah (reses, Red). Yaitu, bagi-bagi sembako," katanya.
Padahal, jika benar-benar reses, seharusnya terjun langsung menemui konstituennya di wilayah Jember dan Lumajang. Soal desakan penonaktifan Nazaruddin, Jupriyadi menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme. "Soal itu di luar partai. Tunggu fakta dan bukti hukum. Kalau terbukti, hukum tetap jalan. Otomatis keanggotaan dia di DPR dicabut," terangnya.
Selaku kader Demokrat, dia mengaku kecewa. Partai Demokrat yang dikenal antikorusi malah kader Demokrat sendiri yang terlibat. Karena itu, dia sepakat ada sanksi dari partai untuk Nazaruddin.
Tidak jauh beda dengan yang diungkapkan Ketua DPC PD Jember Saptono Yusuf. Dia mengatakan, sejak dilantik menjadi anggota DPR, Nazaruddin tidak pernah turun ke konstituennya. "Memang belum. Rencananya, Februari kemarin ke Jember. Waktu itu malah mengatakan akan ke Jember bersama Ketua Umum Anas Urbaningrum," tuturnya. Sayangnya, hingga kini, janji Nazaruddin tersebut tidak pernah terwujud.
Tidak hanya di kampung halaman, Siantar, Sumatera Utara, warga Jember juga menyoroti kasus Muhammad Nazaruddin. Sebab, sejak terpilih dari daerah
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara