Negara dan Imperium Mafia: Kandasnya Indonesia Menjadi Acuan Harga Timah Dunia
Oleh: Edu Lemanto
Senin, 06 Juli 2020 – 15:50 WIB

Direktur Eksekutif LKIP & Mahasiswa Program Doktoral Humanity and Social Science, PFUR, Moscow-Rusia. Foto: Dokpri
Pertama, intrinsic death (kematian intrinsik); kematian harkat presiden sebagai pemimpin seperti kehormatan dan keberanian. Kematian ini disebabkan ketiadaan kehendak baik. Kedua, extrinsic death (kematian ekstrinsik); kematian kekuasaan atau kekalahan politis Presiden karena tunduk pada eksponen lain sehingga ia berdiri hanya sebagai boneka atau barang mainan mereka. Hanya dengan menghindari kematian ganda ini, imperium mafia bisa dirobohkan dan negara berdiri tegak.***
Penulis adalah Direktur Eksekutif LKIP & Mahasiswa Program Doktoral Humanity and Social Science, PFUR, Moscow-Rusia
Indonesia hanya perlu satu Bursa Timah, dan BKDI/ICDX adalah satu-satunya Bursa Komoditi dan Penentu Harga Timah di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Kemenko Perekonomian Ungkap 17 Persen Cadangan Timah Global Ada di Indonesia
- Pemerintah Dorong Hilirisasi Timah untuk Memperkuat Posisi Indonesia di Pasar Global
- Ahli Mempertanyakan Validitas Data Kerugian Negara Rp 271 Triliun di Kasus Timah
- Soroti Kasus Timah, Pakar Hukum Sebut Kerugian Ekologis Tak Bisa Jadi Bukti Korupsi
- Kejagung Dinilai Perlu Terbuka di Kasus Korupsi Rp 300 Triliun
- Ahli Hukum: Kejagung Harus Buktikan Kerugian Negara Rp 300 Triliun di Kasus Korupsi Timah