Negara Harus Memiliki Pertahanan Siber yang Kuat

Dia menambahkan, sekarang ini adanya tuntutan pelaksanaan E-Government pada semua instansi, baik instansi pemerintah maupun swasta, juga dapat memunculkan kerawanan baru berupa ancaman siber, terutama terkait dengan kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi.
Pemberi materi dalam seminar ini antara lain; Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang Peluang dan Tantangan Kebijakan dan Strategi Nasional Pertahanan Siber, Prof. Dr. Ing. Suhardi, Guru Besar Bidang Teknologi Siber ITB membahas Peluang dan Tantangan Penguasaan dan Pengembangan Teknologi Cyber Defence di Era Disrupsi Masa Pandemi Covid-19 dan Kolonel Lek Assist. Prof. Dr. Ir. Arwin Datumaya W.S., S.T., M.T., Ahli Siber dari Universitas Pertahanan tentang Peningkatan Kualitas SDM Siber melalui Penyelenggaraan Pola Pendidikan Siber Berbasis Smart Digital Technology.
Sementara itu Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., dalam sambutannya menyampaikan bahwa revolusi industri 4.0 telah menciptakan suatu lompatan perkembangan teknologi yang sangat pesat, termasuk di dalamnya adalah teknologi informasi dan jejaring internet.
Perkembangan teknologi informasi dan internet ini merupakan suatu keniscayaan yang menghadirkan peluang maupun memberikan tantangan.(fri/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Negara harus memiliki kemampuan pertahanan siber yang kuat sehingga perlu kolaborasi dan sinergisitas antarinstansi guna membangun jaringan bersama yang terintegrasi.
Redaktur & Reporter : Friederich
- TNI AL Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Operasi Kemanusiaan Korban Gempa Bumi di Myanmar
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- BAZNAS dan TNI AL Berangkatkan Pemudik Gratis dengan KRI Banjarmasin 592
- TNI Bakal Operasi Siber, Inilah Pihak yang Akan Ditarget