Negara Tanpa Pajak, Penuh Hiasan Taman Buatan
Minggu, 28 November 2010 – 01:30 WIB
INDAH - Taman-taman kota yang indah di gurun pasir ini, harus dialiri dengan selang air tanpa henti. Foto: Afni Zulkifli/JPNN.
"Di sini semua kendaraan sudah memiliki GPS (sistem navigasi otomatis) yang terhubung dengan database pusat. Setiap lajur jalan juga memiliki video kamera dan pencatat otomatis laju kecepatan kendaraan. Bila ada yang melebihi ketentuan atau terjadi kecelakaan, hanya dalam hitungan menit polisi sudah muncul di TKP. Jadi, polisi lalu lintas hanya berjaga memantau jalan raya dari kantor mereka saja," ujar Supriyadi (41), seorang pekerja asal Surabaya yang memilih menjadi supir di Dubai hampir di separuh usianya.
Kalau berkesempatan mengunjungi Kota Dubai, maka kota Emirat kedua terbesar dalam federasi - setelah Abu Dhabi - yang terletak di Teluk Persia, Barat Daya Sharjah dan Timur Laut Abu Dhabi ini, layak diberi julukan "Negeri Seribu Satu Malam" bagi para turis, pekerja dan pebisnis. Ada yang berminat mencoba peruntungan di sini? (afz/ito/jpnn)
Saat Indonesia masih tarik-ulur soal rencana pemberian tax holiday atau pembebasan beberapa pajak, untuk menarik investor ke dalam negeri, Pemerintah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara