Negara Terparah Kedua di Eropa Melewati Puncak Pandemi Corona, Semoga tak Memburuk Lagi, Amin
Kamis, 23 April 2020 – 08:04 WIB

Kurir pengantar makanan Glovo di dekat lapangan Puerta del Sol yang kosong akibat penerapan karantina di tengah wabah COVID-19, di Madrid, Spanyol, Minggu (19/4/2020). Foto: REUTERS/JUAN MEDINA
"Ini adalah pemerintah yang mendengarkan," kata Menteri Kesehatan Salvador Illa.
Perlambatan tajam dalam infeksi membuat warga Spanyol optimistis mimpi buruk mereka mungkin mulai mereda dan para pejabat mengalihkan perhatian mereka untuk memulai kembali ekonomi yang lesu.
Unit Spanyol Volkswagen SEAT, yang mempekerjakan sekitar 15.000 orang, mengatakan berencana untuk melanjutkan produksi mulai dari 27 April dan bertujuan untuk melakukan 3.000 uji virus corona per minggu pada tenaga kerjanya untuk meminimalkan risiko.
Krisis ini juga menghantam industri pariwisata vital Spanyol: dengan pesta lari banteng San Fermin di Pamplona ditangguhkan untuk pertama kalinya dalam empat dekade pada Selasa. (Reuters/antara/jpnn)
Negara terparah kedua di Eropa akan mulai melonggarkan karantina nasional atau lockdown untuk pencegahan virus corona COVID-19.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Pererat Kebersamaan, MS Glow Ajak Mitra Liburan ke Spanyol
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak