Nelayan: Sering Kami Lapor, Aksi Seperti Ini Harus Ditertibkan
Sementara, warga Kisol Kelurahan Tanah Rata, Irwan Nandu mengatakan, penangkapan ikan di perairan pantai Bontei Marukama masih marak. Dentuman bunyi bom ikan selalu terdengar. Bahkan dari pesisir pantai, warga selalu melihat nelayan menangkap ikan dengan cara-cara berbahaya.
Tentu kata Irwan, jika aksi semacam itu terus dibiarkan, maka ekosistem laut terancam punah. Cara ini tentu berbahaya dan melanggar hukum. Selain itu, tentu menaruh perhatian sekaligus kekhawatiran dari masyarakat.
Dia berharap pemerintah dan aparat kepolisian melakukan tindakan. Jangan biarkan laut dijarah hasil alamnya dengan cara-cara yang tidak etis.
"Kami selalu dengar bunyi bom. Juga kami lihat dari bibir pantai, kalau di laut itu ada orang lempar bom. Mereka ini tidak sadar tindakan tersebut merusak habitat ikan yang ke depannya mengurangi pasokan ikan di laut. Polisi dan pemerintah jangan tinggal diam," kata Irwan.(krf3/ays)
Aksi penangkapan ikan dengan menggunakan bom di perairan laut Selatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim), oleh nelayan masih terjadi. Polisi diminta
Redaktur & Reporter : Friederich
- 2 Warga Serasan Hilang di Perairan Pulau Merundung, Basarnas Natuna Melakukan Pencarian
- 15 Kapal Nelayan Terbakar, Prajurit TNI AL Bergerak Cepat
- Gelombang Tinggi Diprediksi Terjadi di Laut Banten, BMKG Imbau Nelayan Waspada
- 2 Nelayan Hilang di Laut Pesisir Selatan, Tim SAR Lakukan Operasi Pencarian
- Prajurit TNI AL Tangkap 3 Nelayan Pengguna Narkotika di Perairan Tanjung Sekodi
- Hilang Saat Melaut, 2 Nelayan di Gorontalo Utara Ditemukan Sudah Meninggal Dunia