Ngeri, Kelompok Jaringan Narkoba Serang Rumah Warga di Medan

Tak lama kemudian, Feri yang merupakan residivis kasus narkoba ini tiba dengan bersama seorang temannya.
Tanpa banyak basa-basi, keduanya lalu menganiaya korban hingga berdarah-darah dan tersungkur ke parit.
Di situ, korban mengalami luka-luka di bagian kaki dan tangannya. Saat itu korban sempat bangkit dan melawan, akan tetapi keduanya langsung cabut meninggalkan korban.
Berselang satu jam setelah kejadian itu, pelaku Feri bersama sekira 20 orang yang diduga jaringannya dengan membawa senjata tajam dan senapan angin kembali. Lalu, menyerang rumah korban.
Tak pelak, kaca rumah korban dilempari hingga pecah termasuk Anggun. Selain itu, rumah korban juga ditembaki senapan angin.
“Tadi mereka (pelaku) balik lagi (menyerang). Ada sekitar 20 orang pemuda datang bawa kelewang dan senjata lainnya. Dia (Feri) bawa kawan-kawannya dari Mangkubumi karena dia pengedar sabu-sabu di sana,” kata salah seorang sumber kepada wartawan.
Korban yang sudah tidak tahan melihat aksi pelaku lalu menghubungi petugas Polsek Medan Area. Selanjutnya, 4 personil Polsek Medan Area tiba di lokasi namun tidak menemukan para pelaku yang sudah terlebih dahulu kabur.
“Jadi pas keluarga (korban) masuk, mereka (para pelaku) langsung cabut. Salah satu pelaku bilang ‘balik kita nanti datang polisi’,” kata saksi yang mendengar menirukan ucapan pelaku.
Kelompok jaringan narkoba di Kecamatan Medan Area, Medan, Sumatera Utara, mengamuk, Kamis (30/11) dini hari.
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Kapolda Sumut & Ketua Bhayangkari Jenguk Bocah Korban Penganiayaan Asal Nias Selatan
- Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Bocah Perempuan Korban Penganiayaan di Nias Selatan