Nia Ramadhani Konsumsi Sabu-sabu, Dokter Spesialis: Awal-awal sih Enak
jpnn.com, JAKARTA - Dokter spesialis kedokteran jiwa Klinik Angsamerah dokter Ratna Mardianti mengomentari efek penggunaan narkoba jenis sabu-sabu.
Ratna memberi pandangan menyusul kasus tertangkapnya selebritas Nia Ramadhani dan suami yang disebut mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.
Nia mengaku sudah mengonsumsi sabu-sabu selama lima bulan terakhir bersama suami.
Dokter Ratna memaparkan sabu-sabu memberi efek stimulan yang bisa merangsang orang untuk aktif.
Sabu-sabu juga membuat pengguna tidak mudah lelah dalam beraktivitas, namun dapat menyebabkan efek yang serius bagi kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang.
"Awal-awal sih enak, cuma kan karena dia aktif terus, enggak tidur, enggak istirahat, kesehatannya terganggu."
"Konsentrasinya terganggu, nafsu makan juga berkurang," ujar Ratna yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Ratna juga memaparkan ketika seseorang mengonsumsi sabu dalam jangka waktu lama, maka orang tersebut akan mengalami masalah di beberapa bagian organ dalam tubuh.
Nia Ramadhani dan suami mengonsumsi sabu-sabu, dokter spesialis bilang awal-awal mungkin enak
- Bareskrim Bongkar Peredaran 38 Kg Sabu-Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia di Riau
- Petugas Temukan Bola Tenis di Lapas Pamekasan, Ternyata Berisi Narkoba
- KemenPPPA Geram Ada Alat Isap Sabu-Sabu dan Botol Miras di Kelas TK Riau
- Dagang Sabu-Sabu, Penjahit Asal Palembang Ditangkap di Ogan Ilir
- NAA Ditangkap di Banyuasin, Ini Dosa yang Telah Diperbuat
- ASN Ini Masuk Sel Setelah Ditangkap Saat Mengambil Paket Sabu-Sabu