Niat Mau Melerai Keributan, Toto Handoyo Malah Berakhir Tragis Begini

jpnn.com, JAKARTA - Toto Handoyo, 59, warga Puri Kartika blok A5 No. 10 RT 001, RW 008 Tajur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, tewas kena sabetan senjata tajam saat melerai keributan yang terjadi di Bintaro Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu.
"Korban meninggal akibat luka senjata tajam di leher. Dia sebenarnya mau melerai, tetapi malah kena sabet," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Rosiana Nurwidajati di Jakarta, Minggu.
Korban Toto merupakan karyawan warung di tempat kejadian. Pada saat kejadian penyerangan, korban sedang berada di lokasi bersama sejumlah teman-temannya untuk nongkrong setelah warung tutup.
Selain menyebabkan korban meninggal dunia, peristiwa penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang tersebut mengakibatkan satu orang lainnya mengalami luka sabetan benda tajam dan dilarikan ke rumah sakit.
Korban terluka bernama Riky Wahyudi, 22, ber-KTP Dusun Manis RT 001, RW 001 Luragung Tonggoh, Luragung, Kabupaten Kuningan.
"Korban luka di punggung, sekarang dirawat di Rumah Sakit Suyoto," kata Rosiana.
Adapun peristiwa penganiayaan dilakukan sekelompok orang menggunakan kendaraan bermotor dan senjata tajam terjadi Sabtu (19/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Lokasi kejadian di depan warung makan Jalan Bintaro Permai, RT 006, RW 001 Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Toto Handoyo, 59, warga Puri Kartika blok A5 No. 10 RT 001, RW 008 Tajur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, tewas kena sabetan senjata tajam saat melerai keributan yang terjadi di Bintaro Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu.
- Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Korban Penusukan Brutal di Semarang Bernama Pak Harto, Begini Kondisinya
- Penusukan Brutal di Semarang Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
- Modus Pelaku Pencabulan di Tebet Diungkap Ayah Korban
- Darah Tumpah di Thamrin City, Tusuk Mantan Kekasih karena Tak Terima Diputus
- Polisi Ungkap Kronologi Kasus Pembacokan di Ponpes Ibun Bandung, Oh Ternyata