Nikita Mirzani Anggap Suami Bukan Imam yang Baik

jpnn.com, JAKARTA - Keputusan Nikita Mirzani untuk mengakhiri rumah tangganya dengan pengusaha Dipo Latief.
Padahal, pernikahannya dengan putra mantan menteri era Soeharto itu baru berjalan lima bulan.
Keduanya diketahu menikah pada Maret 2018 lalu di Jakarta.
Menurut kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, kliennya menilai Dipo tak bisa menjadi kepala rumah tangga yang baik.
Baca juga: Baru 5 Bulan Nikah, Nikita Mirzani Gugat Cerai Suami
"Sebagai kepala rumah tangga, dia (Dipo) seharusnya menjadi imam dalam rumah tangga, tapi kan ini enggak," kata Fahmi saat dihubungi awak media, Senin (16/7).
Lanjut Fahmi, isbat nikah dan gugatan cerai kliennya merupakan bentuk perlindungan Nikita sebagai perempuan.
Sayang, Fami enggan menjelaskan lebih rinci perihal perlindungan yang dibutuhkan Nikita.
Keputusan Nikita Mirzani untuk mengakhiri rumah tangganya dengan pengusaha Dipo Latief.
- Bantah Dipecat, Razman Ungkap Alasan Mundur dari Kasus Vadel Badjideh
- Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum Razman Nasution
- Masa Penahanan Diperpanjang, Nikita Mirzani Rayakan Lebaran di Tahanan
- Masa Penahanan Nikita Mirzani Diperpanjang hingga 40 Hari
- Alasan Polisi Perpanjang Penahanan Nikita Mirzani
- Masa Penahanan Nikita Mirzani Diperpanjang, Ini Sebabnya