Nilai-nilai Nasionalisme Tuan Rondahaim

Nilai-nilai Nasionalisme Tuan Rondahaim
Tenaga Pengajar Universitas Pertahanan Indonesia, Jakarta Herlina JR Saragih. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com - J. Wismar Saragih, Pandita Raya, penulis buku biografi “Sebuah Kisah Kepahlawanan Menentang Penjajahan di Simalungun” adalah Pelopor Kebangunan Simalungun, dan penerbitan ini dapat melestarikan dan memperkenalkan sejarah perjuangan Tuan Rondahaim dan Simalungun pada Gen Z dan Milenial.

Tuan Rondahaim yang dikenal dengan julukan "Tuan Raya yang Bengis" adalah tokoh legendaris dalam cerita rakyat Simalungun, Sumatera Utara.

Meskipun namanya sering dikaitkan dengan keberanian dan kepahlawanan, ada juga cerita yang menggambarkan sisi lain dari dirinya yang keras dan tanpa kompromi.

Tuan Rondahaim Saragih dikenal sebagai pemimpin yang kuat dan berpengaruh. Dia adalah seorang raja yang memiliki kekuasaan besar dan dihormati oleh rakyatnya.

Namun, kekuasaan yang besar ini sering kali diiringi dengan sikap keras dan otoriter.

Di Kerajaan Raya, sebelum Tuan Rondahaim memerintah, beberapa wilayah sedang mengusahakan berdiri sendiri sehingga Tuan Sinondang yang menjadi Pemangku ketika itu mengirim pasukan untuk menertibkannya.

Pertempuran Nagori, Pertempuran Manak Raya dan Raya Huluan menjadi bukti adanya pembangkangan terhadap kekuasaan Raja Raya.

Krisis tersebut bertambah-tambah lagi ketika Tuan Sinondang tewas dalam pertempuran, dan Tuan Rondahaim tampil memegang tampuk pemerintahan. Perlawanan datang dari Ratondang dan Bulu Raya.

Tuan Rondahaim yang dikenal dengan julukan 'Tuan Raya yang Bengis adalah tokoh legendaris dalam cerita rakyat Simalungun, Sumatera Utara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News