Noe Letto Peduli TKI
Senin, 10 Agustus 2009 – 06:37 WIB
VOKALIS grup musik Letto, Noe 'Letto', ternyata punya perhatian khusus kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mengais rezeki di negeri seberang. Tapi, perhatian itu tidak dituangkan dalam bentuk lagu, melainkan berupa film layar lebar. Untuk keperluan tersebut, pekan lalu pemilik nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh itu sowan ke Wagub Jatim Saifullah Yusuf. Soal pemilihan Hongkong, bukan Malaysia yang letaknya lebih dekat, dia beralasan bahwa syuting di negeri jiran tidak bisa lepas dari masalah kekerasan dan bentuk negatif lain. Posisi sutradara dipercayakan oleh Noe kepada aktris Lola Amaria yang merangkap sebagai pemeran bersama aktor Donny Damara. Syuting film itu bakal dimulai pada Oktober 2009. Pada April 2010, film tersebut diharapkan bisa ditayangkan di bioskop.
"Film itu menceritakan salah satu keluarga TKI asal Jatim. Nanti, syuting berlokasi di beberapa kabupaten di kawasan pantai utara (pantura) Jatim dan Hongkong," cetus Noe yang bertindak sebagai produser tersebut. Rencananya, film itu diberi judul Minggu Pagi di Victoria Park (MPVP).
Putra sulung budayawan Emha Ainun Nadjib itu sengaja memilih Jatim lantaran merupakan provinsi yang mengirimkan TKI ke luar negeri paling banyak. "Ceritanya sangat pas bila yang diangkat adalah keluarga TKI dari Jatim," tuturnya. Karena bersifat mendidik, film MPVP akan menggambarkan TKI yang legal dan ilegal.
Baca Juga:
VOKALIS grup musik Letto, Noe 'Letto', ternyata punya perhatian khusus kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mengais rezeki di negeri seberang.
BERITA TERKAIT
- Audrey Davis Hadiri Sidang Dugaan Video Syur
- Tahun Baru, Chika Jessica Ungkap Sebuah Impian
- Horor dan Budaya Bersinergi di Gala Premiere Film Eva: Pendakian Terakhir
- PSSI Pecat Shin Tae-yong, Ari Lasso Beri Sindiran Pedas, Begini Katanya
- Die With a Smile di Posisi Puncak Billboard, Rekor Baru Lady Gaga dan Bruno Mars
- Paula Verhoeven Kenang Momen Terakhir Bersama Ayah Baim Wong