Nomor BMX Tak Maksimal di Korsel
Rabu, 29 September 2010 – 14:37 WIB

Nomor BMX Tak Maksimal di Korsel
JAKARTA- Nasib berbeda dialami Timnas balap sepeda Indonesia proyeksi Asian Games 2010. Saat para pembalap nomor track dan road bisa melakukan training camp (TC) di Belanda dengan tenang, tak demikian dengan pembalap nomor BMX. Risa Suseanty dkk tak bisa maksimal saat berlaga di BMX Asian Championship 2010 di Korea Selatan (Korsel) 30 September- 1 Oktober mendatang. Pasalnya, mereka baru bertolak ke Negeri Gingseng, nama lain Korsel kemarin (28/9). Artinya, mereka baru menjejakkan kaki di Korsel hari ini. Persiapan yang mepet tersebut dianggapnya tak sebanding dengan target yang diberikan PB ISSI. Para pembalap diwajibkan mampu bertenger di posisi delapan besar klasemen akhir. Target tersebut bakal memiliki dampak panjang bagi kelangsungan TC para pembalap.
Masalahnya, hari ini juga bakal dilangsungkan babak penyisihan. Sehari kemudian alias pada 30 September, bakal dilangsungkan QTT. Sedangkan race akan digeber 1 Oktober mendatang. "Persiapannya sangat mepet. Kami kan bukan juara dunia yang bisa datang sehari sebelum pertandingan lalu langsung bertanding. Kami tahu di mana kemampuan kami," keluh Risa Suseanty saat ditemui di kamarnya di hotel Century Senayan Jakarta Selatan kemarin.
Baca Juga:
Dengan persiapan yang sangat mepet tersebut, dirinya tak bisa berbuat banyak. Sebab, mereka tak punya cukup waktu untuk mengenali medan. Padahal, mereka membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan lintasan. "Kalau bisa semakin lama persiapannya. Semakin lama tentu semakin baik," tegas peraih emas di SEA Games 2009 lalu tersebut.
Baca Juga:
JAKARTA- Nasib berbeda dialami Timnas balap sepeda Indonesia proyeksi Asian Games 2010. Saat para pembalap nomor track dan road bisa melakukan
BERITA TERKAIT
- Electric PLN Jadi Kandidat Kuat Juara Proliga 2025 setelah Mendatangkan Kelsey Robinson-Cook
- Pordasi Gelar Seleksi Atlet Panahan Berkuda di Bali untuk Kejuraan Dunia
- Distribusi Gelar Liga 2 2024/2025, Rafinha Pemain Terbaik, Ramai Top Skor
- Satria Muda Masih Belum Punya Rencana Ganti Wendell Lewis dengan Samuel Deguera
- Gol Roken 'Roket' Tampubolon Bawa PSIM Unggul 2-1 atas Bhayangkara FC
- PSIM vs Bhayangkara FC 2-1, Laskar Mataram Juara Liga 2 2024/2025