Novak Djokovic Buka Suara Pertama Kali Sejak Sempat Ditahan di Melbourne

"Ini adalah kemenangan terbesar dalam kariernya, lebih besar dari kemenangan di turnamen grand slam," kata Dijana.
"Dia tidak berbuat kesalahan apa pun, dia tidak melanggar hukum apa pun."
"Dia sudah mengalami penyiksaan, pelecehan."
Polisi bentrok dengan pendukung Djokovic
Setelah keputusan hakim para pendukung berkumpul di luar kantor pengacara Djokovic di Melbourne.
Bentrokan antara pendukung dengan polisi terjadi, menyebabkan polisi menggunakan semprotan merica untuk membubarkan kerumunan, setelah mereka mengelilingi mobil berwarna hitam yang keluar dari gedung.
Tidak jelas apakah Djokovic ada dalam kendaraan tersebut, namun polisi mengatakan Djokovic sudah meninggalkan gedung.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan perlakuan terhadap Djokovic adalah "sama seperti orang lainnya."
Menteri Imigrasi Australia masih memiliki kewenangan untuk mendeportasi petenis Serbia tersebut.
Menteri Imigrasi Australia masih punya kewenangan untuk mendeportasi Novak Djokovic, tapi petenis nomer satu dunia tersebut mengatakan ia akan tetap berada di Australia untuk pertahankan gelar juara
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang