Nyaris Ricuh, Janda Tidak Kebagian, Sopir Angkot Marah

Karena, pada saat meminta daftar warga yang menerima paket sembako, pihak RT atau panitia tidak memberikannya.
“Saya curiga kenapa warga luar dapat, tetapi warganya sendiri yang benar terdampak tidak dapat sama sekali,” ungkapnya.
Edwin sudah satu bulan terakhir tak mendapat penghasilan dari menarik angkot, sehingga dirinya sangat berharap dapat bantuan.
Namun, dirinya pun tidak kunjung dapat, dan tetangganya yang menurutnya dalam kategori masih mampu justru mendapatkan bantuan.
“Kalau begini pasti saya marah, keluarga saya kasihan, dampaknya sangat terasa buat kami. Beberapa kali bantuan dari donatur dan kini PT Arista, saya masih juga tidak dapat,” tegas Edwin.
Pembagian sembako dari PT Arista membuat suasana di lingkungan hampir ricuh. Dua kali warga berbondong mendatangi salah satu rumah panitia pembagian sembako. (rd/arn)
Selain janda dan sopir angkot, ojek online juga tidak kebagian. Padahal semuanya tinggal di kontrakan.
Redaktur & Reporter : Adek
- PP AMPG Berikan 1.000 Paket Sembako Kepada Masyarakat dan Anak Yatim di Deli Serdang Sumut
- TASPEN Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jambi
- Peruri Salurkan Paket Sembako Ramadan, Dukung UMKM Binaan
- Siap Goyang Kota Kelahiran, Ayu Ting Ting Bakal Gelar Konser Tunggal Perdana di Depok
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling