Oalah, Ternyata ini yang Memicu Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Jumat, 03 Desember 2021 – 22:58 WIB

Pekerja mengumpulkan kelapa sawit di Desa Mulieng Manyang, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Aceh, Rabu (3/11/2021). ANTARA FOTO/Rahmad
Namun, dia mengingatkan komoditas-komoditas tersebut tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan baku, tetapi diolah menjadi produk akhir sehingga memiliki nilai tambah.
"Karena itu, dibutuhkan dukungan pemerintah daerah membangun industri pengolahan."
"Seperti sawit, tidak lagi diekspor dalam bentuk CPO, tetapi minyak goreng dan produk turunan lainnya," kata Irham Fahmi.(Antara/jpnn)
Oalah, ternyata ini yang memicu terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Forwatan dan 3 Asosiasi Berbagi Manfaat Produk Turunan Sawit kepada Yatim Piatu
- Dibuka Cik Ujang, Pasar Murah Gelaran Pemprov Sumsel di Monpera Disambut Antusias Warga
- Riau Berusaha Rebut Hak Kelola Kebun Eks Sawit Duta Palma
- Remaja Pencuri Buah Kelapa Sawit di Musi Rawas Ditangkap Polisi
- Ekspor Minyak Sawit Sumbang Devisa Negara Capai Rp 440 Triliun
- Gelar Seminar, PTPN Bahas Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045