OB di Kantor Jokdri Diperintah Hancurkan Dokumen

Lebih lanjut Gusti menerangkan, pihaknya kemudian mengonfirmasi Mulyadi dan Salim. Awalnya, keduanya bilang potongan kertas biasa berserakan. Penyidik pun mencoba mengecek kamera pengawas. Ternyata, kondisi kamera pengintai yang menyorot ruangan rusak. Dari situ pemeriksaan kepada Mulyadi terus diperdalam.
“Mulyadi akhirnya mengaku ternyata tanggal 31 Januari 2019, ia diperintahkan Jokdri mengambil berkas-berkas yang ada di ruangannya sekaligus CCTV,” pungkasnya.
Salim dalam kesaksiannya membenarkan diperintahkan untuk menghancurkan dokumen dengan mesin penghancur kertas. Dokumen tersebut merupakan milik PT Liga Indonesia.
“Dokumen keuangan yang lama bekas Liga Indonesia. Dokumen yang sudah tidak dipakai,” ujar Salim dalam persidangan.
BACA JUGA: LPSK Upayakan Saksi Joko Driyono Dapat Status Justice Collaborator
Salim menegaskan perintah tersebut bukan datang dari Plt Ketua Umum PSSI itu, melainkan datang dari Subekti yang sekarang menjabat sebagai staf keuangan Persija.
”Dulu dia (Subekti) kasir PT liga. Sekarang dia di Persija,” jelasnya.
Salim menuturkan, perusakan dokumen dilakukan pada Rabu (30/1) pukul 08.00 hingga hari Kamis. Namun pengerjaan tugas tersebut sempat terhenti karena listrik kantor sempat padam. (jpc/jpnn)
Salim menegaskan perintah perusakan dokumen bukan datang dari Plt Ketua Umum PSSI itu, melainkan datang dari Subekti yang sekarang menjabat sebagai staf keuangan Persija.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Gelandang Persib Dedi Kusnandar Sampaikan Kabar Baik Soal Penyembuhan Cedera
- Libur Liga 1, Pelatih Persib Beri Tugas Khusus untuk Pemain
- Akhirnya Raih Kemenangan, PSBS Biak Rusak Pesta Borneo FC
- Dapat Suntikan Dana Segar dari Freeport, PSBS Biak Termotivasi Tingkatkan Performa
- Link Live Streaming Tonton Persija vs PSIS, Cek di Sini
- Bojan Hodak Sampaikan Kabar Baik Menjelang Persib Vs Persik