Oh Bunda Mirna, Dia Akhirnya Ditangkap Polisi

jpnn.com, AMBON - MAR alias Bunda Mirna tak bisa mengelak saat diamankan polisi. Dia diduga sebagai bos dalam aktivitas penambang emas tanpa izin (PETI), di tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku.
Bunda Mirna ditangkap setelah petugas Ditreskrimsus Polda Maluku mendapat informasi dari masyarakat.
Petugas kemudian melakukan penggeledahan pada gudang penyimpangan barang dan menemukan barang-barang bukti terkait aktivitas penambangan emas ilegal yang dilakukan tersangka.
“Pelaku kini telah diamankan setelah ditetapkan sebagai tersangka perkara tindak pidana bidang pertambangan mineral dan batu bara tanpa izin,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat di Ambon, Rabu.
Gunung Botak merupakan sebutan untuk area pertambangan emas ilegal di Pulau Buru, yang beroperasi secara massif dan mengakibatkan kerusakan lingkungan.
Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan agar aktivitas PETI di Gunung Botak untuk ditertibkan sejak 2017. Namun, hingga kini aktivitas ilegal itu tetap berlangsung secara sembunyi-sembunyi dan melibatkan oknum aparat yang melindunginya.
Aktivitas ilegal di Gunung Botak kembali terkuak pada akhir Januari 2022, setelah oknum Brimob, yakni Brigpol Andre Batuwael menembak mati seorang penambang emas.
Oknum aparat tersebut ternyata menjadi beking PETI di Gunung Botak, sehingga Polda Maluku langsung meringkus pelaku dan kembali melakukan penertiban di area tersebut.
MAR alias Bunda Mirna tak bisa mengelak saat diamankan polisi. Dia merupakan bos yang selama ini dicari petugas
- Berkas Perkara Penembakan 3 Polisi di Lampung Diserahkan ke Denpom TNI
- Iwakum Desak Kapolri Evaluasi Aparat Pascainsiden Penggeledahan Wartawan Peliput Demo
- Kemacetan Panjang Sempat Terjadi di Jalur Selatan Nagreg, Polisi Ungkap Penyebabnya
- Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jalan Pintas Jadi Polisi, Sahroni: 100% Penipuan
- Volume Kendaraan Meningkat, Polisi Mulai Lakukan One Way di Tol Kalikangkung hingga Bawen
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat