OIC Youth Tak Terima Bahasa Arab Disebut Ciri Teroris
Jumat, 24 September 2021 – 21:18 WIB

Sekretaris Jenderal (Sekjen) OIC Youth Indonesian Bintang Wahyu Saputra. Foto: Dokpri
Sebelumnya ramai di akun tiktok @anfiahsuryani yang mengatakan ciri-ciri radikal adalah tidak hapal nama-nama partai, tidak mau memasang foto presiden, tidak menghapal nama-nama menteri dan menyebarkan bahasa Arab.
Adapun, tujuan dari akun tiktok @anifahsuryani yang juga Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jakarta Barat ini adalah untuk menyindir pernyataan Susaningtyas Nefo Kertopati yang menyatakan ciri-ciri radikal seperti yang disebutkan diatas. (dil/jpnn)
OIC Youth menilai pernyataan pengamat intelijen Susaningtyas Nefo Kertopati yang menyatakan bahwa bahasa Arab sebagai ciri teroris merupakan kesesatan berpikir yang hakiki dan tuduhan tak berdasar.
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Dulu Usut Teroris, Kini Brigjen Eko Hadi Dipilih jadi Dirtipid Narkoba Bareskrim
- Rapat Kerja dengan BNPT, Sugiat Apresiasi Zero Aksi Teror di 2024
- Ulang Tahun Ke-38, Raffi Ahmad Pengin ke Mesir untuk Lakukan Ini
- Paguyuban Ikhwan Mandiri Dukung Program Ketahanan Pangan
- Sinergi ARLIC dan IMLA Dorong Pengembangan Bahasa Arab di Indonesia
- BNPT Bakal Bentuk Satgas Kontra Radikalisasi Untuk Cegah Terorisme