Oknum Brimob Sulaiman Menolak Tembak Najamuddin, Rekannya Turun Tangan, Dor!

jpnn.com, MAKASSAR - Tahapan rekonstruksi kasus pembunuhan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar Najamuddin Sewang akhirnya tuntas.
Semua adegan proses perencanaan hingga penembakan yang mengakibatkan Najamuddin tewas sudah diperagakan.
Berbagai fakta baru terungkap pada saat rekonstruksi.
Salah satunya adalah rasa cemburu Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan dimulai dari rumah janda cantik, Rachmawati.
Di rumah Rachmawati, Iqbal yang menjadi otak pembunuhan memanggil bawahannya bernama Asri (tersangka) untuk melakukan pembahasan penting.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Simanjuntak mengatakan Iqbal Asnan menyimpan rasa dendam karena menemukan Rachma dan korban sedang bersama.
"Iqbal Asnan mulai cemburu buta saat di rumah (Rachmawati). Dia cemburu karena menemukan Rachma dan korban bersama," kata AKBP Reonald Simanjuntak, Jumat (20/5) malam.
Selain itu, fakta terbaru yang ditemukan saat melakukan rekonstruksi yakni, Iqbal Asnan menyusun rencana pembunuhan terhadap korban di kantor Satpol PP.
Oknum anggota Brimob bernama Sulaiman menolak permintaan Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan untuk menembak Petugas Dishub Makassar Najamuddin Sewang.
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa