Oknum TNI AD Diduga Ikut Rampok Bank, Ada Rp 5 M di Rumahnya

jpnn.com, BANJARMASIN - Oknum anggota Kodim Tanjung, Kalimantan Selatan, berinisial AP diduga terlibat dalam perampokan di Bank Mandiri cabang Tanjung, Kamis (4/1) lalu.
Kabar dugaan keterlibatan oknum anggota TNI AD itu didasari informasi hasil pengembangan jajaran Polda Kalsel usai meringkus pelaku bernama Yongki dan Jumadi.
Berdasar hasil penyelidikan, Polda Kalsel menyatakan bahwa Yongki, Jumadi, dan AP, sudah merencanakan perampokan sejak November 2017 silam.
Polda Kalsel sendiri berhasil menemukan uang hasil perampokan sebesar Rp 5,2 miliar di rumah AP di Kecamatan Astambul.
Kepala Penerangan Korem 101 Antasari Mayor Iskandar belum berani memastikan dugaan keterlibatan AP dalam perampokan itu.
Namun, dia membenarkan bahwa AP memang saat ini bertugas di Kodim 1008/Tanjung.
“Kami tak berwenang menyatakan oknum tersebut salah atau benar. Kasus ini sepenuhnya berada di aparat kepolisian,” ujar Iskandar sebagaimana dilansir Prokal, Selasa (9/1).
Indikasi keterlibatan AP makin menguat setelah Polda Kalsel menggelar rilis temuan hasil uang perampokan sebesar Rp 360 juta, Sabtu (6/1).
Oknum anggota Kodim Tanjung, Kalimantan Selatan, berinisial AP diduga terlibat dalam perampokan di Bank Mandiri cabang Tanjung, Kamis (4/1) lalu.
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya
- Kerja Sama Dedi Mulyadi & KSAD Dinilai Melanggar UU TNI
- Optimalisasi Lahan Tidur, Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN
- Bela Kenaikan Pangkat Teddy Seskab, KSAD: Kewenangan Panglima TNI dan Saya