Ombudsman Pernah Temukan Oknum Polisi Lakukan Pungli

jpnn.com, JAKARTA - Polri telah meluncurkan pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) online.
Dengan adanya sistem ini, Ombudsman berharap angka pungutan liar (pungli) di Polri bisa semakin turun.
Menurut Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala, pihaknya selama 2017 sangat menyoroti pelayanan Polri tersebut.
Pasalnya dalam pelaksanaan di lapangan, mereka banyak mendapati pelanggaran dalam antrean dan adanya pungli dari oknum polisi.
"Kami dulu sampai menyamar menjadi warga sipil dan ada temuan seperti itu. Kini sudah kami laporkan kepada Kabaintelkam untuk kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan," kata dia di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (22/3).
Dengan sistem online, pengamat kepolisian ini berharap Polri bisa semakin baik dalam pelayanan pembuatan skck.
"Semoga dengan adanya berbagai pembenahan dalam bentuk jasa ini akan membuat Polri mencapai peringkat hijau dari kami," katanya.
Sementara Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, inovasi pembayaran skck secara online ini tujuan utamanya menghindari praktik pungli.
Petugas Ombudsman RI menyamar jadi warga sipil untuk menyelidiki pungli pelayanan pembuatan SKCK.
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi