Oposisi Keluhkan Tinta Antiluntur
Kamis, 02 Mei 2013 – 06:37 WIB
Kemarin, Kamaruddin Baria, salah seorang petinggi Komisi Pemilu, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui soal tinta yang mudah dihapus tersebut. Tapi, menurut dia, masalah itu bersumber pada kesalahan pihak panitia setempat.
Sebab, mereka tidak mengocok tinta itu sebelum pemakaian. Akibatnya, ada bagian tinta yang mengendap dan hanya bagian atas saja yang terkena jari pemilih. "Pemakaian tinta seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dan, saya tidak bisa menjamin (panitia paham cara pemakaian tinta tersebut)," tandas Kamaruddin.
Tapi, dia yakin, pemilu kali ini tidak akan diwarnai kecurangan. Sebab, panitia sudah mengantongi data yang akurat. Dia memastikan tidak akan ada seorang pemilih pun yang bisa melakukan dua kali pencoblosan.
Selama ini, pemilu Malaysia selalu diwarnai kecurangan. Selain tidak transparan, Komisi Pemilu juga dianggap tidak mau bekerja. Buktinya, dalam pemilu-pemilu sebelumnya, selalu ada data pemilih yang tidak akurat.
KUALA LUMPUR - Minggu nanti (5/5), Malaysia akan menggelar pemilihan umum (pemilu). Beberapa waktu lalu, seluruh tokoh partai mendeklarasikan sumpah
BERITA TERKAIT
- BPK Dorong Tata Kelola Pendanaan Iklim yang Transparan dan Efektif
- Hubungan Presiden dan Wapres Filipina Retak, Beredar Isu Ancaman Pembunuhan
- Kemlu RI Berharap PM Israel Benjamin Netanyahu Segera Ditangkap
- Operasi Patkor Kastima 2024 Dimulai, Bea Cukai-JKDM Siap Jaga Kondusifitas Selat Malaka
- Hari Martabat dan Kebebasan, Simbol Ketahanan dan Harapan Rakyat Ukraina
- Gaza Menderita, Otoritas Palestina Tolak Rencana Israel Terkait Penyaluran Bantuan