Optimistis, Sri Mulyani Bilang Begini soal Perekonomian Nasional

Menurut Menkeu, masih ada beberapa risiko global yang masih harus dihadapi ke depan, seperti arah kebijakan The Fed, eskalasi tensi geopolitik, serta disrupsi rantai pasok global yang belum sepenuhnya pulih.
Sebagai langkah antisipasi atas berbagai dinamika global itu, Sri Mulyani memastikan otoritas moneter dan sektor keuangan akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Pemerintah akan terus melakukan monitoring dan asesmen terhadap potensi dampak dari dinamika global terhadap perekonomian domestik serta kondisi fiskal. APBN akan terus dioptimalkan sebagai shock absorber untuk menjaga daya beli masyarakat dan momentum pertumbuhan ekonomi,” ujar Sri Mulyani.(antara/jpnn)
Perekonomian Indonesia tetap kuat pada triwulan I-2024, yakni mencapai 5,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Kaya Susah
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Lewat Ekspansi Ekspor Produk Tembakau Inovatif, Sampoerna Dukung Pertumbuhan Ekonomi