Orang Australia Umumnya Mengaku Bahagia
Kamis, 17 September 2015 – 09:50 WIB

Orang Australia Umumnya Mengaku Bahagia
Kesimpulan untuk enam kategori
Meninggalkan rumah: umumnya kepuasan tidak berubah, namun kelompok perempuan lebih bahagia setelah meninggal rumah empat tahun lebih.
Pasangan hidup: tinggal bersama mendorong kebahagiaan selama enam tahun lalu kepuasannya mulai menurun.
Kelahiran anak: Kebahagiaan meningkat begitu terjadi kelahiran namun mulai menurun di tahun pertama dan kedua.
Memulai sekolah: Rendahnya kebahagiaan mulai berbalik begitu anak-anak berusia 5 tahun.
Perceraian: Kebahagiaan langsungh anjlok, namun kembali membaik setelah 6 tahun.
Pensiun: Kebahagiaan tidak langsung berubah begitu berhenti bekerja, lalu meningkat setelah 5 tahun.
Orang Australia pada umumnya mengaku berbahagia dengan hidup mereka, meskipun untuk kategori usia 30-an dan 50-an tahun mengaku hidup mereka sedikit
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana