Oso: Jangan Tantang Saya untuk Ribut

Oso menuturkan, awalnya dia tak mau menerima tawaran Wiranto untuk memimpin Hanura. Mulanya, Oso sampai dua kali menolak permintaan Wiranto.
Tapi, Oso tak sanggup menolak ketika Wiranto meminta untuk ketiga kalinya. Namun, politikus asal Kalimantan Barat itu menyanggupi permintaan Wiranto dengan syarat bisa membawa Hanura makin besar.
"Pertanyaan saya apakah partai ini kecil atau besar? Kalau besar, di mana kesalahan saya? Ini berarti ada orang yang ingin memecah belah saya dan Pak Wiranto. Itu juga diucapkan Pak Wiranto kepada media," kata Oso.
Lebih lanjut Oso meminta seluruh kadernya tetap bersatu dan memenangi pertarungan. "Di balik sikap saya yang keras ada hari nurani saya yang lembut. Saatnya kita menang, saatnya kita bertempur," katanya.
Meski demikian Oso tetap memberi kesempatan kepada kader Hanura yang telah melawannya untuk kembali lagi. Tapi, kader itu harus berdisiplin dalam berorganisasi serta membangun komitmen dengan rakyat.
"Partai semakin besar. Banyak cara orang menghancurkan dan ingin partai ini menjadi kecil," jelasnya.(boy/jpnn)
Oso mewanti-wanti siapa pun agar tak mengganggu keutuhan Hanura. Dia memerintahkan para kadernya melawan segala bentuk upaya merobek perjuangan partainya.
Redaktur & Reporter : Boy
- Gelar Open House Lebaran 1446 Hijriah, OSO Ingatkan Pentingnya Menjaga Silaturahmi Sesama Manusia
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- OSO Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum KKI Periode 2025-2029
- Bersilaturahmi dengan Kepala Daerah yang Diusung Partai Hanura, OSO: Sejahterakan Rakyat
- Bertemu Wiranto, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Sejumlah Tokoh Nasional Bakal Hadir di HUT Ke-18 Hanura