OSO Kehilangan Sosok Petarung

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) sangat kehilangan tokoh yang tulus, ikhlas dan pemberani seperti anggota DPD Andi Mappetahang Fatwa.
"Dia (Fatwa) adalah seorang petarung," kata OSO di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (14/12).
AM Fatwa meninggal dunia di Rumah Sakit MMC, Jakarta, Kamis (14/12) sekitar pukul 6.25. Salah satu deklarator Partai Amanat Nasional (PAN) itu meninggal karena sakit.
Oso mengenang, sikap tegas yang dimiliki Fatwa semasa hidup. Jika sudah mengambil keputusan maka Fatwa tidak akan berubah.
Termasuklah ketika memimpin sidang yang memutuskan Oso menjadi ketua DPD.
"Saya juga salah satu produksinya. Dia yang memimpin sidang dan memutuskan sehingga saya menjadi ketua DPD," katanya.
Oso mengaku tadi malam masih sempat berbicara lewat telepon dengan Fatwa. Menurut dia, Fatwa mengabarkan usai berobat dan akan masuk rumah sakit tadi malam.
"Akhirnya kami harus mengikhlaskan beliau dengan turut berduka cita sedalam-dalamnya," ujar Oso.
AM Fatwa yang memimpin sidang dan memutuskan memilih Oesman Sapta Odang alias OSO menjadi Ketua DPD.
- Gelar Open House Lebaran 1446 Hijriah, OSO Ingatkan Pentingnya Menjaga Silaturahmi Sesama Manusia
- OSO Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum KKI Periode 2025-2029
- Bersilaturahmi dengan Kepala Daerah yang Diusung Partai Hanura, OSO: Sejahterakan Rakyat
- Sejumlah Tokoh Nasional Bakal Hadir di HUT Ke-18 Hanura
- OSO Ungkap Keinginan Daud Yordan Lawan Pacquiao Jika Sukses Pukul KO Hernan Carrizo
- Hanura Jatim Usulkan Munas Dipercepat dan Oso Kembali Jadi Ketua