OSO Optimistis Lolos PT 4 Persen

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta (OSO) optimistis partai yang dipimpinnya lolos Parliamentary Threshold (PT) minimal 4 persen kursi DPR RI pada Pemilu 17 April mendatang.
Hal tersebut diungkapkan OSO di sela-sela pertemuan dengan Caleg DPR RI Partai Hanura se-Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2019). Pertemuan tersebut juga membahas pemenangan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
BACA JUGA: Dahysat! OSO Target Hanura Tiga Besar, Jokowi - Kiai Ma'ruf Menang
“InsyaAllah di atas PT (Parliamentary Threshold, red) maka dari itu saya berterima kasih kepada pihak yang telah menyurvei (Hanura)," kata OSO yang dalam kesempatan itu menyinggung hasil lembaga survei Saiful Mujani dan Indikator yang menyebutkan partainya dapat mengamankan kursi DPR RI alias lolos PT pada Pemilu 2019 mendatang.
Ketua DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang
Di balik kesenangan dan keyakinan bakal lolos PT itu, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI itu, kembali mengingatkan pihak-pihak yang dapat menghancurkan Hanura.
"Seandainya Hanura kalah, itu bukan karena Hanura-nya. Tetapi ada orang yang ingin membuat Hanura (sengaja) kalah. Maka itu, saat ini kita terus mempersiapkan (strategi kemenangan). Dan kita enggak boleh kalah juga," tegas OSO.
Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta (OSO) optimistis partai yang dipimpinnya lolos Parliamentary Threshold (PT) minimal 4 persen kursi DPR RI pada Pemilu 17 April mendatang.
- Gelar Open House Lebaran 1446 Hijriah, OSO Ingatkan Pentingnya Menjaga Silaturahmi Sesama Manusia
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- OSO Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum KKI Periode 2025-2029
- Bersilaturahmi dengan Kepala Daerah yang Diusung Partai Hanura, OSO: Sejahterakan Rakyat
- OSO Minta Kepala Daerah yang Diusung Hanura Penuhi Janji Kampanye ke Rakyat
- Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dihapus, Eddy Soeparno: Bentuk Keadilan Demokrasi