Oso Pereteli Posisi Miryam S Haryani di DPR

jpnn.com, JAKARTA - Partai Hanura akhirnya mengambil tindakan terhadap kadernya, Miryam S Haryani yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanura langsung menarik Miryam dari DPR karena kini menyandang status tersangka kasus pemberian kesaksian palsu terkait perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang pun sudah mengusulkan pergantian antar-waktu atas posisi Miryam di DPR. Hanura juga memereteli jabatan Miryam sebagai bendaraha Fraksi Partai Hanura.
"Ya. Saya PAW posisinya dari posisi yang sekarang," ujar Oso -panggilan Oesman- di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5).
Oso menambahkan, PAW atas Miryam baru diputuskan hari ini. Selanjutnya, DPP Partai Hanura akan menindaklanjutinya dengan mengusulkan ke pihak-pihak terkait untuk mencari pengganti Miryam di DPR.
Sedangkan untuk sanksi pemecatan atas Miryam, kata Oso, baru dilakukan setelah ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. "Dia kan belum terkena hukum inkrah jadi sementara saya akan mengganti posisinya," pungkas Oso.(dna/JPG)
Partai Hanura akhirnya mengambil tindakan terhadap kadernya, Miryam S Haryani yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanura
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gelar Open House Lebaran 1446 Hijriah, OSO Ingatkan Pentingnya Menjaga Silaturahmi Sesama Manusia
- OSO Pimpin Pemakaman Ketua Dewan Guru KKI Imam Budiarto Buchori
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- OSO Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum KKI Periode 2025-2029
- Bersilaturahmi dengan Kepala Daerah yang Diusung Partai Hanura, OSO: Sejahterakan Rakyat
- OSO Minta Kepala Daerah yang Diusung Hanura Penuhi Janji Kampanye ke Rakyat