OSO: Tidak Usah Permasalahkan Suku dan Asal-usul

Saat ini, persoalan soal suku, asal usul dan perbedaan-perbedaan lainnya sudah tidak lagi dipersoalkan.
Dalam Pancasila pun sudah tidak ada lagi perbedaan. Seluruh rakyat Indonesia memiiki hak dan kewajiban yang sama.
Artinya, orang Minang, Aceh, Jawa, Papua, dan lainnya memiliki hak serta kewajiban sebagai warga negara.
“Orang Minang juga begitu. Kiprahnya sangat penting untuk masyarakat terutama bidang perekonomian. Itulah yang ditekankan kebangkitan kembali perjuangan orang Minang berkiprah untuk bangsa. Saya harap kiprahnya menjadi teladan dan menjadi contoh buat seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.
OSO berharap Gebu Minang harus menjadi gerakan ekonomi yang baik untuk Indonesia.
Dia menambahkan, banyak negara gagal karena hanya memikirkan urusan-urusan besar tetapi perekonomian rakyat dan rakyat kecil tidak dipikirkan.
Menurut dia, sebuah bangsa yang besar harus memikirkan perekonomian rakyat, ekonomi kerakyatan, serta kesejateraan rakyat.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum membangkitkan perekonomian rakyat,” tegas OSO. (jpnn)
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang menyempatkan diri menghadiri silaturahmi dan tatap muka tokoh masyarakat Minang
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak