Pada 17 Agustus 1966, Bung Karno bercerita…
Jumat, 17 Agustus 2018 – 14:33 WIB

Bung Karno usai salat. Foto: dokumentasi Arsip Nasional
Bung Karno mengenang lagi peristiwa pada malam 31 Mei 1945.
“Pada malam itu, aku telah keluar dari rumahku di Pagangsaan Timur, pergi keluar menengadahkan mukaku ke langit. Melihat bintang di langit yang beribu-ribu dan berjuta-juta.
Dan bahwa pada waktu itu aku memohon, menangis kepada Allah Swt., ya Allah ya Rabbi, berilah petunjuk kepadaku apa yang besok pagi akan aku usulkan ke hadapan siding Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai, akan menjadi dasar daripada negara kita yang akan datang.
Dan bahwa sesudah itu aku tidur, dan bahwa esok harinya aku mempunyai keyakinan bahwa dasar yang harus aku usulkan ialah Pancasila,” paparnya.
Oh, Ini yang Diceritakan Bung Karno Saat Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1966...
BERITA TERKAIT
- PA GMNI Dorong Etika Bernegara Berbasis Pancasila untuk Atasi Krisis Demokrasi
- Serangan Umum 1 Maret, Klaim & Versi (daripada) Soeharto
- Bangsa Pelupa dan Pemaaf, Sebuah Refleksi Tentang Karakter Kolektif Indonesia
- Slamet Ariyadi DPR: Lemhanas Perlu Merevitalisasi Pembelajaran dan Pemahaman Ideologi Pancasila
- Pendidikan Berperan Dalam Mengaktualisasikan Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman
- Pancasila Dalam Menu Makan Bergizi Gratis